Tak Pakai Masker, 25 Warga Kota Kediri Terjaring Operasi Yustisi

Kediri Dalam Berita | 15/09/2020

polresta kediriWarga yang terjaring operasi yustisi dihukum push up (Foto: Andhika Dwi Saputra)

Kediri - 

Puluhan warga mendapat sanksi teguran dan hukuman push up saat operasi yustisi protokol kesehatan COVID-19 di Kota Kediri. Operasi yustisi ini digelar petugas gabungan dari Polres Kediri Kota, Satpol PP, TNI, Dinas Perhubungan Kota Kediri, dan BPBD Kota Kediri.

Operasi yustisi protokol kesehatan ini dilakukan sesuai perda No 2 tahun 2020. Operasi digelar di depan kantor pos Kediri dan pasar Selowarih Dandangan Kota Kediri.

Dari hasil operasi yustisi tersebut, petugas gabungan menegur lebih dari 25 warga. Mereka mendapat sanksi teguran tertulis, hingga diminta untuk push up. Beberapa orang yang terjaring operasi karena tidak menggunakan masker, beralasan terburu-buru, sehingga masker tertingggal.

Toha, salah seorang pengguna sepeda motor yang terkena operasi mengatakan dirinya biasanya memakai masker saat keluar rumah. Namun kali ini dia lupa memakainya sehingga terjaring operasi. Dirinya juga mengaku menyesal tidak memakai masker sehingga harus dihukum push up oleh petugas.

"Saya bawa masker, tapi saya lupa memakainya. Biasanya saya pakai masker, saya juga punya cuma satu masker. Alhamdulillah ini masih teguran, semoga selanjutnya saya tidak kena operasi lagi, saya kapok," jelas Toha.

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana mengatakan operasi yustisi ini untuk menekan persebaran COVID-19 di Kota Kediri.

"Ini kan upaya kita menegakkan aturan, sudah sebulan lebih Pemkot Kediri, TNI dan Polresta Kediri melakukan sosialisasi terkait masker. Selain itu juga sebagai bentuk edukasi bagi para pengguna jalan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, salah satunya dengan memakai masker," jelas Miko, Senin (14/10/2020).

Rencananya Polresta Kediri akan melakukan operasi yustisi kepada para pengguna jalan dan tempat keramaian agar tertib menggunakan masker. Meskipun demikian, pihaknya tetap akan menegakkan sanksi dan hukuman sesuai dengan kondisi dan pelanggar.