Kepedulian Donor Konvalesen di Kediri Tinggi, Ratusan Penyintas Ikuti Screening

Kediri Dalam Berita | 22/01/2021

Surya

 
surya/didik mashudi
 
Salah seorang penyintas Covid 19 melakukan donor plasma konvalesen di PMI Kota Kediri, Kamis (21/1/2021).


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Program Pemkot Kediri untuk menggiatkan donor plasma darah konvalesen sebagai salah satu cara memulihkan pasien Covid-19, mendapat support luar biasa dari masyarakat. Ratusan penyintas Covid-19 menunjukkan kepeduliannya dengan mengikuti screening di PMI Kota Kediri.

Meski dari hasil screening itu akhirnya hanya menemukan tiha orang pendonor plasma darah konvalesen yang layak, antusiasme ratusan penyintas lainnya cukup menggembirakan.

Dr Ira Widyastuti, Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Kediri menjelaskan, terhitung sampai 21 Januari 2021, sudah ditemukan tiga orang penyintas Covid-19 yang memenuhi kriteria sebagai pendonor. "Alhamdulillah sudah tiga orang, dua orang kemarin (Rabu (20/1), dan satu pagi hari ini," ungkap Ira, Kamis (21/1/2021).

Sebelumnya tim PMI telah melakukan proses screening kepada puluhan penyintas Covid-19 hingga diperoleh tiga orang yang memenuhi syarat sebagai pendonor. Di Kota Kediri terdapat sekitar 800 penyintas Covid-19 namun tidak seluruhnya memenuhi syarat sebagai pendonor.

“Banyak penyintas yang kita wawancarai sampai proses pengambilan sampel darah dan tersaringlah ketiga orang yang benar-benar telah memenuhi syarat pendonor plasma darah," jelasnya.

Para pendonor ini telah dipastikan mendonorkan plasma darah mereka secara sukarela. “Tidak ada paksaan, karena prinsip utama donor adalah kemauan pribadi dari masing-masing pendonor," jelasnya.

Sementara dari ketiga pendonor yang sudah melakukan donor ini, jumlah plasma darah yang diambil juga bervariatif. “Tergantung trombositnya, kalau minim kita ambilnya nggak banyak seperti pendonor pertama. Ada yang hanya diambil 200 cc (1 kantong) saja, tetapi kalau kondisinya bagus bisa sampai 2 kantong (400 cc) seperti pendonor kedua,” ungkapnya.

Hasil plasma darah konvalesen dari pendonor ini didistribusikan ke rumah sakit. Salah satunya di RSUD Gambiran untuk terapi plasma darah konvalesen pasien Covid-19 yang sedang dirawat.

“Memang untuk plasma darah konvalesen ini sistemnya inden. Karena susah mendapatkan pendonor yang sesuai dengan semua persyaratan,” tambahnya.

Diharapkan semakin banyak penyintas Covid-19 yang termotivasi untuk berpartisipasi pada proyek kemanusiaan itu. Sehingga memberikan semangat kepada calon pendonor plasma darah konvalesen.

“Saya mengajak para penyintas untuk mendonorkan plasma darah konvalesen mereka, semakin banyak yang mendonor maka akan semakin banyak juga yang tertolong," jelasnya.

Sementara dr Fauzan Adima, juru bicara GTPP Covid-19 Kota Kediri, juga mengungkapkan telah mendapatkan pendonor plasma darah konvalesen. Sejak digaungkan program Gerakan Donor Plasma Konvalesen (Gedor Pasen) pekan lalu, sudah ada pendonor plasma darah konvalesen di PMI Kota Kediri