Hadapi Mantan Klubnya di Piala Presiden, Ini Kata Kiper Persik Kartika Ajie

Kediri Dalam Berita | 15/06/2022

logo

Hadapi Mantan Klubnya di Piala Presiden, Ini Kata Kiper Persik Kartika Ajie

- Selasa, 14 Juni 2022 | 19:16 WIB
Kiper Persik Kediri, Kartika Ajie saat mengikuti konferensi persi sebelum pertandingan. (foto : persik official)
X
 
Kiper Persik Kediri, Kartika Ajie saat mengikuti konferensi persi sebelum pertandingan. (foto : persik official)
 

Malang, koranmemo.com - Kiper Persik KediriKurniawan Kartika Ajie melupakan romantisme saat bertanding melawan mantan klubnya, Arema FC di lanjutan Piala Presiden 2022.

Dia siap menjalankan tugasnya di bawah mistar gawang selama 90 menit pertandingan di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (14/6) nanti.

Pengalamannya memperkuat Arema FC pada musim lalu, menurut Ajie tidak akan mempermudah jalannya pertandingan malam nanti.

Sebab skuat klub berjuluk Singo Edan itu telah mengalami perubahan komposisi pemain.

Tapi secara persiapan sebelum turnamen pramusim, menurut kiper yang direkrut untuk persiapan musim 2022/2023 itu sudah sangat baik.

“Kami sudah latihan cukup lama dan siap bermain, yang terpenting memberikan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Kediri,” katanya saat konferensi pers sebelum pertandingan, Selasa (14/6) pagi.

Dilihat dari riwayat pertemuan dan rekor pertandingan sebelum Derby Jawa Timur (Jatim), Persik Kediri pernah kalah melawan Arema FC di putaran 1 Liga 1 Indonesia 2021/2022 dengan skor 2-3. Selanjutnya di putaran ke-2, giliran Arema FC yang mengalami kekalahan 1-0.

Sedangkan pada pembukaan Piala Presiden, Persik Kediri menang 1-0 melawan Persikabo 1973. Sementara Arema FC kalah 1-0 melawan PSM Makassar.

Melihat catatan tersebut, Ajit tidak menyebut, catatan itu tidak bisa menjadi pakem pada pertandingan Rabu malam nanti.

“Tetapi sepak bola sekarang tidak bisa ditentukan oleh catatan-catatan di atas kertas, meski saya pernah di Arema FC namun situasi hari ini atau esok pasti berbeda,” tukas penjaga gawang usia 25 tahun itu.

Kiper yang memiliki tinggi badan 182 centimeter itu tetap mewaspadai agresivitas serangan Singo Edan. Tanpa adanya striker asing, Arema FC tetap berbahaya saat memasuki lini pertahanan Persik Kediri.

Persik Kediri harus fokus selama 90 menit, saya cukup mengenal karakter Arema, sehingga tidak akan perbedaan apakah yang dimainkan striker asing maupun lokal, siapapun yang diturunkan di posisi penyerang Arema akan sangat menakutkan,” bebernya.

Reporter : Dhita Septiadarma

Editor Achmad Saichu