KBRN . Kediri : Sebagai upaya memantapkan implementasi kurikulum pendidikan untuk jenjang TK hingga SMP di Kota Kediri, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pendidikan Kota Kediri mengadakan Pelatihan Kompetensi Pengajaran bagi guru yang mengacu pada metode 'Teaching Mastery Framework', dengan menggandeng Guruinovatif.id by Hafecs (Highly Functioning Education Consulting Service) dari Yogyakarta.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto dalam hal ini mengatakan peningkatan kompetensi guru penting dilakukan seiring dengan perkembangan zaman, karena guru dituntut untuk menjadi fasilitator yang bisa memfasilitasi peserta didik untuk berkembang lebih cepat. "Untuk kompetensi guru juga harus mengikuti transformasi digital. Guru dituntut untuk bisa menguasai teknologi juga, karena itu merupakan suatu media untuk mempercepat pembelajaran," ujarnya.
Siswanto menjelaskan, sebelum tahun ajaran baru pihaknya sudah mensosialisasikan kurikulum merdeka ke tenaga pendidik. Ditambahkan pula, saat ini kurikulum merdeka sudah diimplementasikan di satuan pendidikan yang ada di Kota Kediri. "Jadi workshop ini sambil jalan. Kegiatan ini sekaligus menjadi salah satu upaya peningkatan kompetensi, karena peserta akan diberikan pengetahuan dan materi tentang implementasi kurikulum merdeka," tuturnya.
Dari kegiatan ini, Siswanto mengharapkan akan ada output dari para peserta yakni bisa melaksanakan implementasi kurikulum merdeka dengan baik. "Jadi perubahan kurikulum 13 menjadi kurikulum merdeka kan merubah beberapa hal mulai dari rapor, penilaian, modul ajar dan project. Harapan saya semua peserta bisa menguasai," tambahnya.

