KBRN . Kediri : Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar ajak para generasi muda untuk memiliki growth mindset serta tips menjadi pemimpin di usia muda. Hal itu diungkapkan Wali Kota Kediri saat menjadi pemateri dihadapan 1500 mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
"Orang itu ada dua yakni yang memiliki growth mindset dan fixed mindset. Di era perubahan yang begitu cepat ini orang yang memiliki growth mindset lah yang bisa terus berkembang dan melihat banyak peluang. Ini penting untuk adik-adik mahasiswa," ujarnya.
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengungkapkan selain growth mindset, mahasiswa juga harus solutif untuk mengolah peluang-peluang yang ada agar bisa dimanfaatkan dengan baik.
"Sudah banyak contoh anak-anak sukses dari daerah. Seperti Denny Caknan, Happy Asmara, Farel, dan sebagainya. Jadi kalian pun punya peluang yang sama," ungkapnya.
Menjadi pemimpin muda yang sukses, lanjut Wali Kota, ada beberapa kebiasaan yang dapat menunjang kesuksesan itu sendiri. Diantaranya seperti mengenali dan mengoptimalkan potensi, belajar berkomunikasi, membangun jaringan, berani menghadapi tantangan, humble, menentukan prioritas, disiplin, dan perbanyak prektek kepemimpinan dengan mengikuti organisasi. "Sekarang kalian sudah mahasiswa jadi pandai-pandailah mengenali diri kalian. Bangun jaringan yang luas dan harus bisa berkomunikasi yang baik dengan siapa saja.” Ungkapnya.
Wali Kota Kediri juga menambahkan bahwa menjadi seorang pemimpin muda memiliki banyak tantangan. Untuk itu, sebagai calon pemimpin mudah harus bisa menghadapinya. Berbagai tantangannya mulai dari memimpin orang yang lebih tua, menghadapi kritik, tidak sabar, berani mengakui kesalahan, belum berpengalaman, kontrol emosi, dan cepat puas. "Kalau kita mau sukses kita harus menjadi pendengar yang baik. Kalian juga harus mau mencoba tidak boleh takut salah dan gagal. Nanti kalian akan belajar dari banyak kesalahan dan kegagalan untuk bisa sukses," pungkasnya.

